Sebelum sobat mulai membaca, jangan lupa kencangkan sabuk pengaman dan
Follow : @sobat_wisata di twitter.
Ini kisah dimana gue belajar banyak hal tentang kehidupan yang gue jalanin, banyak yang bilang “hidup ini keras” di twitter lah, facebook, path bahkan Friendster (mungkin) .
BAB 1
Belajar sabar dimana saja dan dibarengi dengan shalat
Awalnya dibenak gue juga terlintas pemikiran seperti itu, entah siapa yang nyuci otak gue atau dengan sabun apa yang mereka pakai dan yang pasti bukan sabun yang sering gue pakai (buat mandi) tapi demikianlah adanya sob kata kata itu terngiang ngiang di benak gue seperti bayi yang nangis saat bayi itu lahir ke bumi dan langsung mengajak papah nya main bola dan papahnya nolak.
Hari pertama…
Jam 4:30 subuh, gue bangun dan seperti yang dilakuin orang sibuk di dunia ini nongkrong dimana lo bisa luapin smua yang ada di perut lo dan tak lupa gue mandi, sarapan ???? ga sob, hal itu jarang gue lakuin, gue pun jalan menuju tempat gue biasa nunggu jemputan gue, maklum, gue orang kaya sob, mobil aja ganti tiap hari, bahkan gue ngerasa gue ini orang terbaik sedunia, bayangin aja, smua orang boleh naik mobil gue slama masih muat.. lo pasti tau kn mobil gue, yuuppp .. bener banget “Mikrolet” .
Meskipun stock mikrolet ini banyak tapi kalau pagi jam sibuk kayak gini, kmungkinan lo dapat yg kosong tuh 1 : 1 miliar, ya mau gak mau kadang gue nunggu lama banget, dari yg rapih sampai berantakan lgi, dari yang ganteng sampai lebih ganteng lagi, bahkan lagu grup band jamrud pun gonta ganti lirik sanking lamanya.
“30 menit kita disini tanpa suara… “
“60 menit kita disini tanpa suara… “
Gue jadi inget sbuah crita dari guru ngaji gue :
“Ada seorang pemuda yang nunggu bis tapi dari beberapa bis yang dia hentikan gak ada satupun sopir yang mengizinkan dia menumpang di bis-nya. Pemuda itupun kesal dan mengeluh sampai beberapa saat kemudian dia mendapatkan bis. Kemudian beberapa kilometer kemudian dia terjebak didalam kemacetan dan dia pun bertanya – Tanya apa penyebab kemacetan ini, lalu dia melihat keluar melalui jendela dan dia pun kaget karena ada bis yang balik dan bi situ adalah bis yang tadi ingin dia tumpangi namun ditolak oleh sang supir.
Dan terang aja pemuda ini pun mengucapkan rasa syukur, kenapa ??? yaa coba aja kalian bayangkan kalu dia tetap maksa mau naik bis itu tentu saja dia bakal ngalamin kejadian yang sama alias jadi korban.”
Dari sini gue belajar yang namanya “SABAR” dan seperti firman Allah Swt dalam al quran :
“Hai orang-orang yang beriman. Bersabarlah kamu, dan kuatkanlah kesabaranmu dan tetaplah bersiaga-siaga (diperbatasan negrimu) dan bertaqwalah kepada Allah supaya kamu beruntung.” (Q.S AL Imran 200)
Tiba disekolah, gue sekolah di salah satu SMA negri dijakarta, seperti biasa gue slalu datang kepagian, gue menuju kelas dan di samping kelas gue ada seorang cewe yang lagi bengong tapi gak gue hiraukan alias gue cuek aja, masuk kelas dan nyimpen tas terus nongkrong didepan kelas sambil nunggu bel masuk, maklum sob, beginilah nasib orang yang slalu ontime
Sifat gue yang ontime sudah ada sejak gue lahir, disaat orang – orang lahir pada usia kandungan 9 bulan, gue justru lahir saat nyokap gue ngandung gue slama 7 bulan, .lebih awal dibanding orang – orang pada umumnya.
Saat gue bengong waktu nunggu bel masuk yang ada dipikiran gue adalah gue jadi inget nyokap sob, nyokap adalah wanita yang paling gue cinta sepanjang hidup gue dan seperti kata afika “mama, you are my everything” dan seperti kata cherrybelle “you are beautifull”.
Kadang gue kepikiran sob, bisa gak ya gue balas semua jasa ortu gue terutama nyokap yang udah mengandung selama 9 bulan ??? kecuali gue 7 bulan.
Gue yakin jawabannya kita gak bakal bisa balas semua jasa nyokap sob, tapi setidaknya ada hal yang berguna yang bisa kita lakuin buat ortu kita khususnya nyokap.
Seperti kisah dan hadits dibawah ini :
“Seorang pemuda bertanya kepada baginda Rasulullah SAW “Ya Rasul Allah, masih dapatkah saya berbuat baik terhadap ibu bapak saya meskipun mereka telah meninggal dunia. Semasa mereka masih hidup saya telah berbuat baik terhadap mereka. Saya sentiasa berfikir apakah yang bisa saya lakukan setelah keduanya meninggal dunia.”
Rasulullah SAW menjawab :
“Ya…dapat, sembahyangkanlah untuk kedua ibu bapak kamu, mohon ampunan untuk keduanya, laksanakanlah wasiatnya dan eratkanlah silaturahim dengan orang-orang yang kedua ibu bapak kamu lakukan serta muliakanlah teman kedua ibu bapak kamu.”
Setelah mendengar jawaban dari Rasulullah SAW itu mereka terdiam seketika tetapi tampak senyum di wajah mereka Lelaki yang bertanya tadi masih tidak faham akan jawaban yang di berikan oleh Rasulullah SAW, lantas dia meminta baginda menerangkan sekali lagi.
Rasulullah SAW tersenyum mendengar kata-kata lelaki itu lantas baginda pun bersabda yang bermaksud “Apabila meninggal dunia seorang anak Adam maka putuslah segala amalannya kecuali tiga iaitu :
1. Sedekah yang di tinggalkan semasa hidup.
2. Ilmu yang bermanfaat dan
3. Anak yang soleh yang mendoakan kedua ibu bapaknya.”
(Hadis Riwayat Luqman Hakim)
Sekarang pertanyaannya adalah “apakah gue termasuk anak yang sholeh ???” gue harap sih iya biar nanti gue bisa doain ortu gue.
Dan dalam hadits lain pun diterangkan betapa mulianya seorang ibu. Seperti dibawah ini :
Dari Abu Hurairah radhiyallaahu ‘anhu, beliaa berkata, “Seseorang datang kepada Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam dan bertanya, ‘Wahai Rasulullah, kepada siapakah aku harus berbakti pertama kali?’ Nabi shalallaahu ‘alaihi wasallam menjawab, ‘Ibumu!’ Dan orang tersebut kembali bertanya, ‘Kemudian siapa lagi?’ Nabi shalallaahu ‘alaihi wasallam menjawab,‘Ibumu!’ Orang tersebut bertanya kembali, ‘Kemudian siapa lagi?’ Beliau menjawab, ‘Ibumu.’ Orang tersebut bertanya kembali, ‘Kemudian siapa lagi,’ Nabi shalallahu ‘alaihi wasallam menjawab, ‘Kemudian ayahmu.’” (HR. Bukhari dan Muslim)
"Hiks…. Hiiksss …. Hiiikksss …." Suara tangis ngagetin gue, gue pun tersadar dari hayalan dan menegok ke arah tangis itu berasal ternyata tangisan itu berasal dari teman cewek misterius itu, cewek itu pun menangis di pundak sang cewek misterius sambil ungkapin rasa sedihnya atau biasa kita sebut CURHAT.
Ngomong – ngomong soal curhat kadang gue juga bingung kenapa cewe harus nangis ??? yang gue tau, cewe itu klo curhat ga jauh dari yang namanya “COWOK”, setuju ??? ada apa dengan cowok ??? rasanya gue mau buat film AADC “Ada Apa Dengan CowoK”. Kesannya cowok itu adalah makhluk menyeramkan didunia. Entah muka mereka yang terlalu jelek atau kelewatan ganteng tapi kalo kelewatankan masih bisa muter balik atau gimana hanya cewek yang tau dan yang gue tau saat ini adalah tempat curhat yang terbaik itu adalah sang pencipta sob, lo gak percaya ??? klo gue sih percaya, coba lo pikirin,
Pertama :
klo lo curhat sama manusia pasti lo pernah berpesan “gue mau cerita nih tapi lo janji ya jangan cerita ke siapa” cukup lo aja yang tau” ehh .. ga tau nya malem nya crita lo tersebar di facebook, twitter, path, tetangga, pak Rt , Lurah, camat, bahkan mungkin alam semesta. Itu resiko klo curhat sama manusia.
Kedua :
klo curhat sama temen itu ya belum tentu dy bisa bantu bahkan mungkin dy cuma bias jadi pendengar yang baik atau mungkin malah buat suasana makin kacau.
Ketiga :
Biasanya klo curhat soal cinta mungkin temen curhat kita itu juga ternyata suka sama cowok yang kita suka.
Mungkin kalian pernah ngalamin beberapa dari yang gue sebutin di atas atau bahkan smuanya.
Coba bedain kalo curhat sama allah :
Pertama :
Allah itu maha pendengar, udah jelas karena ada dalam asmaulhusna atau 99 Sifat allah swt dan dijamin kerahasiaan nya terjaga 1000 persen.
Kedua :
Allah swt pasti membatu atau nolongin lo klo lo curhat dalam doa lo, seperti firman allah swt dalam al qur’an :
وَإِذَا سَأَلَكَ عِبَادِي عَنِّي فَإِنِّي قَرِيبٌ ۖ أُجِيبُ دَعْوَةَ الدَّاعِ إِذَا دَعَانِ ۖ فَلْيَسْتَجِيبُوا لِي وَلْيُؤْمِنُوا بِي لَعَلَّهُمْ يَرْشُدُونَ
“Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah), bahwasanya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia memohon kepada-Ku, maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah-Ku) dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenaran. ” (QS. Albaqarah: 186)
Ketiga :
Doa dan permintaan lo pasti dikabulin sob .. nih bukti nya :
“Tiada seorang berdoa kepada Allah dengan suatu doa, kecuali dikabulkan-Nya, dan dia memperoleh salah satu dari tiga hal, yaitu dipercepat terkabulnya baginya di dunia, disimpan (ditabung) untuknya sampai di akhirat, atau diganti dengan mencegahnya dari musibah (bencana) yang serupa.” (HR. Thabrani).
Gimana sob ??? masih mau curhat sama temen atau sama allah swt ??? emang sih ga ada salahnya curhat sama temen tapi alangkah lebih baiknya curhat sama sang pencipta.
Beberapa menit kemudian bel berbunyi tanda masuk jam belajar mengajar dimulai, gue pun menuju kelas dengan tertatih, melangkah dengan penuh semangat sampai terjatuh lalu bangkit lagi dan dengan penuh piluh #Stop, lebai ga sih ??? ckckckk ..
Tiba didepan kelas, gue pun panik sepenuh mati bukan setengah mati lagi, kenapa ??? ya karena gue liat teman sekelas sibuk dengan buku dan alat tulis mereka, ternyata ada pekerjaan rumah alias PR yang belum gue kerjain.
Gue pun melangkah menuju bangku yaa dimana lagi kalo bukan di pojok kiri kelas dan parahnya lagi itu dibelakang, kebayangkan gimana gue bisa denger suara guru klo mereka lagi nerangin, gue selalu berharap mereka berinisiatif pake toa klo mereka lagi nerangin.
Gue duduk di sudut kiri kelas bukan karena kemauan gue sob, tapi karena keadaan yang memaksa….
Ceritanya bermula saat hari pertama masuk sekolah dan biasa dikenal dengan sebutan MOS…
#ceger ceger (petir menyambar) #prank kluntang kluntang ( kaca pecah) #croot (kotoran ketelen)
Siapa sih yang gak kenal MOS ??? itu lho merek merek pemanas nasi ….
MOS atau dikenal dengan Masa Orientasi Siswa, ini adalah ajang senioritas dan junioritas, singkat cerita waktu itu hari pertama masuk sekolah dan gue datang telat, saat tiba dikelas semua bangku udah ada penghuninya dan hanya yang tersisa yaa bangku yang gue huni sekarang di sudut kiri kelas.
Kalian pasti pernah dengar :
“posisi tempat kita duduk adalah gambaran masa depan kita nanti”
kayaknya ini harus diralat klo menurut gue, dimanapun lo duduk, lo duduk di depan, tengah, belakang, di meja guru, di kelas tetangga ato diluar kelas sekalipun yang menentukan masa depan lo adalah semangat belajar lo.
Balik ke cerita semula …
Gue pura” tenang seolah – olah ga ada apa – apa, padahal sih gue deg – degan pake banget..
Hari itu pelajaran pertama adalah MATEMATIKA !!!
Guru matematika pun masuk ke kelas, kenalin nama nya bu e-em bukan eeemmmmmmmmmm apa yaa ?? bukan tapi ibu e (spasi) em disingkat ibu e-em.
Sebenernya bu eem orangnya asik ga ada galak – galak nya tapi gue nganggep dia slalu pake cara halus buat hokum muridnya, contoh nya kayak gue, yaa tebakan kalian bener @sobat_wisata, gue dihukum karena gue gak ngerjain PR.
Sambil tersenyum manis ibu eem pun berkata “Kamu knapa gak ngerjain PR ???”
“saya lupa Bu”
“alasan aja kamu, skarang kamu lari keliling lapangan sebanyak 20 putaran”
“gak boleh kurang bu ??? Tanya gue
Bu eem pun melotot dan tanpa pikir panjang lagi gue pun menuju lapangan dan jalanin hukuman dan untungnya gue ga sendiri, gue bareng garry, garry adalah teman sebangku gue dan dia adalah ketua kelas gue, gue bingung kenapa orang seperti garry yang gak disiplin, malas, biang rusuh di kelas terpilih sebagai ketua kelas, entah apa yang salah, apakah dia melakukan politik uang atau karena temen – temen sekelas takut dengan dia atau dia pake dukun ??? entahlah tapi inilah kenyataannya.
bicara soal kepemimpinan, gue teringat sebuah sabda rasul saw :
Masing-masing kamu adalah pemimpin yang akan dimintai pertanggung jawaban atas kepemimpinannya. (HR. Bukhari)
Dan firman allah swt :
“Sesungguhnya Aku hendak menjadikan seorang khalifah di muka bumi”. Mereka berkata: “Mengapa Engkau hendak menjadikan (khalifah) di bumi itu orang yang akan membuat kerusakan padanya dan menumpahkan darah, padahal kami senantiasa bertasbih dengan memuji Engkau dan mensucikan Engkau?” Tuhan berfirman: “Sesungguhnya Aku mengetahui apa yang tidak kamu ketahui”. (Al-Baqarah: 30)
Dan bicara soal gue yang gak ngerjain PR, gue teringat sebuah hadits :
….. “Tanda-tanda orang munafik ada tiga; jika berbicara ia berbohong, jika berjanji ia ingkar, dan jika diberi amanah ia berkhianat.” (Muttafaq Alaihi).
lengkap sudah, hari itu juga gue ngerasa bersalah banget karena gak megang amanah, PR adalah amanah yang guru berikan kepada muridnya dan pasti tujuannya baik tapi gue gagal megang amanah itu.
Beberapa jam kemudian bel berbunyi menandakan waktu istirahat tiba, hal yang sering gue lakuin pada saat istirahat pertama adalah ke masjid, ada beberapa teman gue yang bilang “udah kayak cicak masjid lo” gue gak ngerti apa maksudnya tapi demikianlah biasa mereka menyebutnya.
Gue ke masjid bukan karena gue mau ceramah atau konser dimasjid sob tapi mau sholat dhuha, kenapa gue sholat dhuha ??? karena banyak manfaatnya sob.. seperti berikut ini …
Manfaat secara medis:
"Gerakan teratur dari shalat menguatkan otot berserta tendonnya, sendi, serta berefek luar biasa terhadap system kardiovaskular.
Ada ketegangan yang lenyap karena tubuh secara fisiologis mengelurakan zat-zat seperti enkefalin dan endorphin. Zat ini sejenis morfin,termasuk opiate. Efek keduanya juga tidak berbeda dengan opiate lainnya. Bedanya, zat ini alami, diproduksi sendiri oleh tubuh, sehingga lebih bermanfaat dan terkontrol.
Menurut Hadists Qudsi, Rasullulah menyampaikan, “Siapapun yang melaksanakan shalat dhuha dengan langgeng, akan diampuni dosanya oleh Allah, sekalipun dosa itu sebanyak busa lautan.” (H.R Turmudzi)
Dan dianjurkan membaca do’a ini sob :
Ya Allah, sesungguhnya masa pagi ini adalah masa pagiMU, keindahan ini adalah keindahanMU, kuasa ini adalah kekuasaanMU, kenyamanan ini adalah kenyamananMU. Seandainya rizki saya tersembunyi di dalam bumi maka keluarkanlah, jika di langit turunkanlah, jika haram bersihkanlah, berkat kesejatian masa pagiMU, keindahanMU, dan kekuasaanMU, ya Allah.
Dan Alhamdulillah, sesuatu banget, gak Cuma gue yang melaksanakan sholat dhuha, ada beberapa guru dan teman kelas juga melaksanakan sholat dhuha.
Dan bel pun berbunyi tanda istirahat telah usai saatnya kembali ke kelas dan kembali belajar, semua berjalan lancar, dan beberapa jam kemudian bel pun berbunyi kembali menandakan istirahat kedua dimulai, sebentar lagi waktu dzuhur tiba, gue pun bergegas menuju masjid dan berwudhu dan Alhamdulillah kalu mau wudhu harus ngantri dulu sob, itu menandakan masih banyak temen – temen mau inget dengan yang namanya sholat.
Kenapa kita harus sholat ?? why ??? seharusnya udah gak perlu ada pertanyaan kayak gini sob…
Ini jawabannya sob …
“Sesungguhnya shalat adalah merupakan kewajiban yang ditentukan atas semua mukmin” (QS. Nisa 103)
Setelah sholat dzuhur, saatnya makan siang bareng temen .
Kenalin syah reza atau biasa dipanggil reza, cowok yang terbiasa hidup mandiri dan cerdas, saking cerdasnya nama band aja diambil dari buku kimia “CHNOPS” buat kalian yang ngerti dan cinta mati sama yang namanya kimia pasti tau arti dari si “CHNOPS” ini.
Yang kedua Arnando, atau biasa diapnggil nando, cowok yang dimanja banget sama nyokapnya, mungkin karena anak tunggal ya sob atau mungkin juga karena nyokapnya penyayang, gue dan temen geng gue seneng banget kalo nginep di rumah nando, kenapa ??? karena itu sama aja proses perbaikan gizi, bayangin aja sob, datang pagi, siang makan nasi padang campur sirup, sore ngemil snack, malam nya makan malam pake nasi goring ayam, sebelum tidur minum susutapi untungnya sebelum tidur gak ada acara baca dongeng. Bayangin subur bangetkan kalo nginep dirumah nando, mungkin beda tipis kali ya sama yang namanya numpang hidup.
Dan yang ini Alvi, cowok yang kadang sok tau dan pemalu, kenapa dia sok tau ??? singkat cerita, di abaca Koran kemarin dan dibahas hari ini dan gak taunya udah ada berita terupdate hari ini dan alvi belum baca berita terupdate nya tapi dia tetep aja ngotot kalo berita yang dia tau itu adalah berita terupdate, udah salah ngotot lagi, rasanya itu kayak mau nyelem di bawah aspal sama gigitin tiang bendera kalo ngadepin dia.
Dan selanjutnya Rusdianto, atau angkrap dipanggil Rusdi, cowok yang ngerasa dirinya keren dan kadang kepedean, Rusdi kalau ngobrol sama cewek pasti deh nunjukkin kebijaksanaannya dia dan berasa keren gitu tapi dibalik sikap dia yang kayak gini dia orangnya cerdas juga lho, paling seneng dengan yang namanya pelajaran matematika, bahkan mungkin dia udah buat rumus pribadi yaitu rumus percintaan.
Dan yang terakhir Tommy, tommy adalah cowok yang peduli banget dengan pendidikannya, kalau ada nilai pelajaran dia yang kebakaran dijamin dia bakal galau dan bakal jaga jarak sama kita dengan alasan “pengen belajar”.
Inilah kami, Homo ??? bukan kami bukan homo, skali lagi gue tegasin, kami bersahabat bukan pasangan homo.
“ke kantin yuk ky” ajak alvi,
“ayo” jawab gue
“gue ikut dong, bareng” kata tommy, nando dan reza
Kami pun berjalan menuju kantin, dan hal yang paling merepotkan kalo ke kantin adalah harus desak – desakkan sama yang lainnya dan pasti ngantri. Belum lagi bingung mau makan apa karena banyak pilihan. Makanya gue kasih tips kalau kalian mau ke kantin nih sob.
Pertama :
Kalau kalian gak kenal sama pedagangnya, pastikan kalian datang paling awal, ya kalau bisa lo nginep aja didepan lapak penjualnya.
Kedua :
Pastikan badan lo langsing biar enak nyempilnya kalau lagi desak - desakan
Ketiga :
Kalau pedagangnya cewek, coba aja lo jadiin sahabat atau jadikan pacar biar slalu diutamain.
Dan keempat :
Pastikan kalian bawa duit yang cukup biar ga ngutang dan makan sesuai dengan kemampuan perut kalian,. Jangan berlebihan sob. Ga baik .
Hadits Nabi Muhammad SAW., berikut:
إياكم والبطنة في الطعام والشراب فانها مفسدة للجسم وتورث السقم عن الصلاة
وعليكم بالقصد فانّه اصلح للجسد وابععد من السرف
Artinya ; “Janganlah sekali-kali makan dan minum terlalu kenyang karena sesungguhnya hal tersebut dapat merusak tubuh dan dapat menyebabkan malas mengerjakan salat, dan sederhanakan kalian dalam kedua hal tersebut, karena sesungguhnya hal ini lebih baik bagi tubuh, dan menjauhkan diri dari sifat israf (berlebihan).” (H.R.Bukhari)
Hadits Nabi Muhammad SAW., berikut:
نَحْنُ قَوْمٌ لاَ نَأْكُلُ حَتَّى نَجُوْعَ وَإِذَا أَكَلْنَا لاَ نَشْبَعُ
Artinya : “Kamu adalah suatu kaum yang tidak makan sebelum lapar dan apabila makan tidak sampai kenyang.”
Rasulullah SAW berkata kepada Umar bin Abi Salamah, "Wahai anak, ucapkanlah Bismillah dan makanlah dengan tangan kananmu, dan makanlah dari apa yang ada di hadapanmu". (HR. Bukhari)
Lanjut ke BAB II .....
Follow : @sobat_wisata on twitter.
Minggu, 09 Februari 2014
Sabtu, 13 April 2013
hampir smua orang mengatakan "Hidup ini gak adil" padahal sebenarnya dari kalimat inilah terlihat jelas bahwa Hidup ini sangat adil
AssalamualaikumWr.Wb…
Slamat pagi bapak-bapak , ibu – ibu, kakak kakak yg cantik dan ganteng tp pastinya belum bisa mengalahkan kegantangan gue hahahaa :D #narsis dikit.
Bagaimana kabarnya @sobat_wisata ??? insyaallah ALHAMDULILLAH LUAR BIASA ALLAHUAKBAR yaa .. amin..
Dan setelah beberapa jam kemudian , setelah guling”an di kasur, mondar mandir ke meja makan Alhamdulillah teringat sebuah klasik untuk masa depan .. ehh salah, maksud nya tringat sebuah kisah klasik seorang sahabat SMA, sahabat ini penulis samarkan namanya menjadi “Alex” smoga nama ini ga terlalu keren buat dy :D
Saat itu bel skolah tanda proses belajar mengajar telah usai tepat jam 14.30an gtu dan seperti biasa setelah lelah bergulat dengan buku dan tugas” gue dan beberapa teman berolahraga untuk melepas penat apalagi klo bukan BALET .. upss salah sepak bola :D Singkat cerita, azan berkumandang menandakan sholat ashar tiba, sedikit menyinggung tentang sholat nih @sobat_wisata,, sholat itu penting banget lho @sobat_wisata seperti beberapa hadits dibawah ini :
Sabda Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wasallam: “Perjanjian antara kita dengan mereka (orang munafik) adalah shalat, barangsiapa meninggalkannya maka sesungguhnya ia telah kafir.” (HR. Ahmad, At-Tirmidzi dan An-Nasai, hadits shahih)
Sabda Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wasallam : “Tidak ada seorang muslim pun yang ketika shalat fardhu telah tiba kemudian dia berwudhu’ dengan baik dan memperbagus kekhusyu’annya (dalam shalat) serta ru-ku’nya, terkecuali hal itu merupakan penghapus dosanya yang telah lalu selama dia tidak melakukan dosa besar, dan hal itu berlaku sepanjang tahun itu.” (HR. Muslim)
Ketika Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wasallam ditanya tentang amal yang paling utama, beliau menjawab: “Shalat pada waktunya”. (Muttafaq ‘alaih)
Ehemm ehem … sabar yaa @sobat_wisata sruput dlu teh nya mumpung masih anget :D LANJUUUUUTTTT …
Dan setelah melaksanakan kewajiban yaitu sholat ashar gue dan beberapa teman” ngobrol sejenak, awalnya sih bahas tentang pelajaran hari itu sampai pada akhirnya si Alex berkata “Hidup itu ga adil ya”, dan gue pun kaget sampe salto keliling lapangan basket #candadeh :D.
“kenapa lo berpikir kyk gtu ??” Tanya Budi ehh salah, Tanya gue, iya ga adil karena dlu gue mau beli HP ini nih aja susah banget . Kata Alex sambil menunjukkan HP ditangannya. Tapi gue sering lihat orang dengan mudahnya beli apa yg mereka mau sementara gue harus susah payah lebih dlu. Gue bener” ngerasa hidup ini ga adil . “kata Alex”.
Salah satu dari kami pun berkata demikian anggap aja namanya Udin dan gue pun berkata “gue juga kadang ngerasa hidup ini ga adil dan sepintas mucul satu pemikiran di otak gue dan gue pun menyampaikan tentang pemikiran gue kalau smua orang berpikir hidup ini gak adil, berarti hidup ini adil dong ??? sejenak hening dan hanya ada suara semut yang sayup - sayup terdengar .
Iya hidup ini adil karena smua orang merasakan hal yang sama bahwa hidup ini ga adil. Kata gue dan mereka pun tersenyum tanpa pernah gue tahu kenapa mereka tersenyum dan sampai skarang gue ga pernah tahu arti senyuman mereka bahkan karena sanking penasarannya sampai terbawa dalam mimpi .. hahahahaa .. :D
Kalau menurut @sobat_wisata gimana ??? hidup ini adil atau gak ??? kalian pasti punya pendapat masing” tentang hal ini dan smua bebas berpendapat ;) Tapi gimana ya menurut pandangan Islam ???
Gue pun mengunjungi salah satu masjid untuk mendapatkan jawaban tentang hal ini, Gue bertanya pada salah satu tokoh agama yang kebetulan sedang mengisi materi pengajian dan Alhamdulillah tokoh agamanya mau menjawab pertanyaan gue dengan baik bukan dengan jawaban “Kepo lo …” atau “mau tau banget atau mau tau aja”. Gak kebayang apa yang bakal terjadi kalau tokoh agamanya jawab seperti itu, mungkin gue bakal kayang sampai rumah.
Tokoh agama tersebut memberi jawaban dengan menyimpulkan bahwa pertanyaan gue ini berhubungan dengan TAKDIR, inget yaa @sobat_wisata TAKDIR bukan KADIR.
Dalam hidup ini Allah Swt bersikap sangat adil karena adil adalah salah satu sifat Allah Swt, Allah memberikan apa yang kita butuhkan, bukan apa yang kita inginkan.
Takdir Baik ataupun Takdir Buruk telah Allah tentukan untuk tiap” manusia dan kita wajib mengimaninya. Shahabat ‘Abdullah bin ‘Umar radhiyallahu ‘anhuma juga pernah mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda : “Segala sesuatu telah ditakdirkan, sampai-sampai kelemahan dan kepintaran.” (Shahih, riwayat Muslim & Tirmidzi)
Dan hadits lain … Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda : “Tidak beriman salah seorang dari kalian hingga dia beriman kepada qadar(takdir) baik dan buruknya dari Allah, dan hingga yakin bahwa apa yang menimpanya tidak akan luput darinya, serta apa yang luput darinya tidak akan menimpanya.” (Shahih, riwayat Tirmidzi)
Jadi yang gue tanggap sih kalo kita bener” beriman kepada Allah Swt dan Nabi Muhammad Saw sudah seharusnya kita percaya bahwa apa yang terjadi dalam hidup kita adalah rencana yang terbaik dari Allah Swt untuk hambanya dan didalam kehidupan ini ga ada yang kebetulan karena smua telah diatur oeh Allah Swt yang maha kuasa seperti yang di katakana oleh baginda Nabi Muhammad Saw dalam hadist berikut :
“Dari Abu ‘Abdirrahman Abdullah bin Mas’ud radhiallahu ‘anh, dia berkata : bahwa Rasulullah telah bersabda, “Sesungguhnya tiap-tiap kalian dikumpulkan penciptaannya dalam rahim ibunya selama 40 hari berupa nutfah, kemudian menjadi ‘Alaqoh (segumpal darah) selama itu juga lalu menjadi Mudhghoh (segumpal daging) selama itu juga, kemudian diutuslah Malaikat untuk meniupkan ruh kepadanya lalu diperintahkan untuk menuliskan 4 kata : Rizki, Ajal, Amal dan Celaka/bahagianya. maka demi Allah yang tiada Tuhan selainnya, ada seseorang diantara kalian yang mengerjakan amalan ahli surga sehingga tidak ada jarak antara dirinya dan surga kecuali sehasta saja. kemudian ia didahului oleh ketetapan Allah lalu ia melakukan perbuatan ahli neraka dan ia masuk neraka. Ada diantara kalian yang mengerjakan amalan ahli neraka sehingga tidak ada lagi jarak antara dirinya dan neraka kecuali sehasta saja. kemudian ia didahului oleh ketetapan Allah lalu ia melakukan perbuatan ahli surga dan ia masuk surga”
Setelah sang tokoh agama memberikan penjelasan yang di sertai dengan dalil yang akurat beliau pun berpesan “gak perlu khawatir tentang rizki yang allah Swt tapi sudah seharusnya kita bersyukur atas apa yang telah diberikan”
Gue pun teringat firman Allah Swt yang pastinya sudah gak asing lagi ditelinga @sobat_wisata yang berbunyi : “lainsyakartum laaziidannakum walainkarfartum inna ‘adzaabii lasyadid” “jika kalian bersyukur pasti akan Aku tambah ni’mat-Ku padamu tetapi jika kalian kufur sesungguhnya adzab-Ku amat pedih”. (QS 14:7)
So, gimana @sobat_wisata ??? insyaallah kita sama” mendapatkan pencerahan tentang takdir yang kita jalani ini, hidup ini ibarat skenario dan kita mendapatkan peran jadi mainkan peran kalian sebaik mungkin @sobat_wisata dan tentunya gue pun begitu. Sruput lagi teh nya …:D
Follow : @sobat_wisata Wassalam …
Jumat, 12 April 2013
Sekilas tentang Sholat Jum'at
Hari ini tepat hari jum’at, pasti nya tau dong hari jum’at itu seorang cowo yg bragama Islam punya kewajiban yaitu sholat jum’at, gue pun demikian,
Seperti firman Allah SWT :
"Hai orang-orang yang beriman, apabila diseru untuk menunaikan shalat pada hari Jum'at, maka bersegeralah kamu kepada mengingat Allah dan tinggalkanlah jual beli. Yang demikian itu lebih baik bagimu jika kamu mengetahui". (QS. 62:9)
sbelum waktu sholat jum’at tiba seperti biasa gue menyempatkan diri berselancar di dunia maya , nyari berita apa yang lagi hangat atau yg udah dingin tapi di angetin lgi macam nasi sisa kmarin baik itu nasional maupun internasional, twitter pun ga lupa gue kunjungi tapi kali ini gue gak ngebahas tentang kejadian apa yg terjadi di twitter gue karena kalian bakal terharu klo tau apa yang terjadi di twitter gue -,-
Stelah beberapa jam berhadapan dengan laptop ga trasa yg tadinya gue muda terus tua sampe gue muda lagi :D , satu jam lgi waktu dzuhur tiba dan seperti biasa sbagai cowo sebelum jumatan gue lakuin beberapa sunnah yg diajarkan baginda Rasulullah SAW sebelum jumatan seperti mandi, memakai pakaian yg rapih dan memakai parfum ato minyak wangi, inget PARFUM bukan obat anti serangga yaa sobat wisata :D
Seperti yg di jelaskan dalam hadist :
Rasulullah Sallallahu 'alaihi Wasallam bersabda :
"Siapa yang mandi pada hari jum'at dan memakai pakaian terbaik yang dimiliki, memakai harum-haruman jika ada, kemudian pergi jum'at dan di sana tidak melangkahi bahu manusia lalu ia mengerjakan sholat sunnah, kemudia ketika imam datang ia diam sampai selesai sholat jum'at maka perbuatannya itu akan menghapuskan dosanya antara jum'at itu dan jum'at sebelumnya." (HR. Ibnu Hibban dan Al-Hakim).
Dan dalam hadist lain .
Rasulullah bersabda:
"Siapa yang mandi pada hari Jum'at, bersuci sesuai kemampuan, merapikan rambutnya, mengoleskan parfum, lalu berangkat ke masjid, dan masuk masjid tanpa melangkahi diantara dua orang untuk dilewatinya, kemudian shalat sesuai tuntunan dan diam tatkala imam berkhutbah, niscaya diampuni dosa-dosanya di antara dua Jum'at". (HR. Bukhari).
Dan jangan lupa memotong kuku, inget yaa sobat wisata hati memotong kuku bukan memotong hewan kurban .. hehehehee .. seperti yg di sabdakan oleh nabi :
"Memotong kuku dan mencukur kumis pada hari jum'at sebelum beliau pergi sholat jum'at.
(HR. Al-Baihaqi dan At-Thabrani).
Setelah melaksanakan beberapa sunnah nabi, gue pun beranjak menyusuri gang demi gang, jalan demi jalan hingga akhirnya nyasar #canda deh :D ,
gue pun tiba di masjid dimana gue biasa melakukan sholat jumat berjamaah dan melakukan sholat sunnah terlebih dahulu setelah itu sambil menunggu sang khatib naik mimbar dan memberi pencerahan, tiba” gue kpikiran dengan orang” yg gue temui. Kenapa ?? bukan karena gue lebih ganteng disbanding meraka tapi karena kbetulan masjid di rumah gue ada dua yg jaraknya hampir berdekatan.
Masjid yang pertama adalah masjid langganan gue dan masjid yang kedua jaraknya beberapa meter dari masjid tempat biasa gue sholat.
Yang menjadi pertanyaan gue adalah kenapa tetangga depan rumah gue lebih memilih masjid yg jaraknya beberapa meter dari masjid langganan gue ??? ada yg tau ga ? kasih tau dong. :D
Saat itu gue pun teringat dengan sabda baginda Rasulullah SAW :
“Pada hari jum’at disetiap pintu mesjid ada beberapa malaikat yang mencatat satu persatu orang yang hadir sholat jum’at sesuai dengan kualitas kedudukannya, Apabila imam datang/ naik mimbar maka para malaikat itu menutup lembaran catatan tersebut lalu meraka bersiap-siap mendengarkan khutbah, perumpamaan orang yang datang lebih awal seperti orang yang berqurban seekor unta gemuk, orang yang datang berikutnya seperti orang yang berqurban sapi, dan orang datang berikutnya seperti orang yang berqurban kambing, dan orang yang datang berikutnya seperti orang yang bersedeqah ayam, dan orang yang datang berikutnya (kelompok akhir) seperti orang yang bersedekah sebutir telur.”
Dan dalam hadist lain Rasulullah SAW bersabda :
Orang yang berjalan untuk shalat Jum'at akan mendapat pahala untuk tiap langkahnya, setara dengan pahala ibadah satu tahun shalat dan puasa.
Aus bin Aus berkata: Rasulullah SAW bersabda:
"Siapa yang mandi pada hari Jum'at, kemudian bersegera berangkat menuju masjid, dan menempati shaf terdepan kemudian dia diam, maka setiap langkah yang dia ayunkan mendapat pahala puasa dan shalat selama satu tahun, dan itu adalah hal yang mudah bagi Allah".
(HR. Ahmad dan Ashabus Sunan, dinyatakan shahih oleh Ibnu Huzaimah)
Jadi kesimpulan gue saat itu adalah mungkin tetangga gue itu sengaja memilih masjid yg agak jauh karena tiap langkah itu pahala nya subhanallah setara dengan satu tahun shalat dan puasa.
Tapi meskipun bgitu gue tetap setia dengan masjid langganan gue .. hehehee .. amal ibadah kn tergantung niat sobat wisata jadi dimanapun kita smua tergantung pada niat .
Jadi, sobat wisata udah tau kan beberapa keutamaan sholat jumat .
Smoga bermanfaat yaa sobat wisata .
Seperti firman Allah SWT :
"Hai orang-orang yang beriman, apabila diseru untuk menunaikan shalat pada hari Jum'at, maka bersegeralah kamu kepada mengingat Allah dan tinggalkanlah jual beli. Yang demikian itu lebih baik bagimu jika kamu mengetahui". (QS. 62:9)
sbelum waktu sholat jum’at tiba seperti biasa gue menyempatkan diri berselancar di dunia maya , nyari berita apa yang lagi hangat atau yg udah dingin tapi di angetin lgi macam nasi sisa kmarin baik itu nasional maupun internasional, twitter pun ga lupa gue kunjungi tapi kali ini gue gak ngebahas tentang kejadian apa yg terjadi di twitter gue karena kalian bakal terharu klo tau apa yang terjadi di twitter gue -,-
Stelah beberapa jam berhadapan dengan laptop ga trasa yg tadinya gue muda terus tua sampe gue muda lagi :D , satu jam lgi waktu dzuhur tiba dan seperti biasa sbagai cowo sebelum jumatan gue lakuin beberapa sunnah yg diajarkan baginda Rasulullah SAW sebelum jumatan seperti mandi, memakai pakaian yg rapih dan memakai parfum ato minyak wangi, inget PARFUM bukan obat anti serangga yaa sobat wisata :D
Seperti yg di jelaskan dalam hadist :
Rasulullah Sallallahu 'alaihi Wasallam bersabda :
"Siapa yang mandi pada hari jum'at dan memakai pakaian terbaik yang dimiliki, memakai harum-haruman jika ada, kemudian pergi jum'at dan di sana tidak melangkahi bahu manusia lalu ia mengerjakan sholat sunnah, kemudia ketika imam datang ia diam sampai selesai sholat jum'at maka perbuatannya itu akan menghapuskan dosanya antara jum'at itu dan jum'at sebelumnya." (HR. Ibnu Hibban dan Al-Hakim).
Dan dalam hadist lain .
Rasulullah bersabda:
"Siapa yang mandi pada hari Jum'at, bersuci sesuai kemampuan, merapikan rambutnya, mengoleskan parfum, lalu berangkat ke masjid, dan masuk masjid tanpa melangkahi diantara dua orang untuk dilewatinya, kemudian shalat sesuai tuntunan dan diam tatkala imam berkhutbah, niscaya diampuni dosa-dosanya di antara dua Jum'at". (HR. Bukhari).
Dan jangan lupa memotong kuku, inget yaa sobat wisata hati memotong kuku bukan memotong hewan kurban .. hehehehee .. seperti yg di sabdakan oleh nabi :
"Memotong kuku dan mencukur kumis pada hari jum'at sebelum beliau pergi sholat jum'at.
(HR. Al-Baihaqi dan At-Thabrani).
Setelah melaksanakan beberapa sunnah nabi, gue pun beranjak menyusuri gang demi gang, jalan demi jalan hingga akhirnya nyasar #canda deh :D ,
gue pun tiba di masjid dimana gue biasa melakukan sholat jumat berjamaah dan melakukan sholat sunnah terlebih dahulu setelah itu sambil menunggu sang khatib naik mimbar dan memberi pencerahan, tiba” gue kpikiran dengan orang” yg gue temui. Kenapa ?? bukan karena gue lebih ganteng disbanding meraka tapi karena kbetulan masjid di rumah gue ada dua yg jaraknya hampir berdekatan.
Masjid yang pertama adalah masjid langganan gue dan masjid yang kedua jaraknya beberapa meter dari masjid tempat biasa gue sholat.
Yang menjadi pertanyaan gue adalah kenapa tetangga depan rumah gue lebih memilih masjid yg jaraknya beberapa meter dari masjid langganan gue ??? ada yg tau ga ? kasih tau dong. :D
Saat itu gue pun teringat dengan sabda baginda Rasulullah SAW :
“Pada hari jum’at disetiap pintu mesjid ada beberapa malaikat yang mencatat satu persatu orang yang hadir sholat jum’at sesuai dengan kualitas kedudukannya, Apabila imam datang/ naik mimbar maka para malaikat itu menutup lembaran catatan tersebut lalu meraka bersiap-siap mendengarkan khutbah, perumpamaan orang yang datang lebih awal seperti orang yang berqurban seekor unta gemuk, orang yang datang berikutnya seperti orang yang berqurban sapi, dan orang datang berikutnya seperti orang yang berqurban kambing, dan orang yang datang berikutnya seperti orang yang bersedeqah ayam, dan orang yang datang berikutnya (kelompok akhir) seperti orang yang bersedekah sebutir telur.”
Dan dalam hadist lain Rasulullah SAW bersabda :
Orang yang berjalan untuk shalat Jum'at akan mendapat pahala untuk tiap langkahnya, setara dengan pahala ibadah satu tahun shalat dan puasa.
Aus bin Aus berkata: Rasulullah SAW bersabda:
"Siapa yang mandi pada hari Jum'at, kemudian bersegera berangkat menuju masjid, dan menempati shaf terdepan kemudian dia diam, maka setiap langkah yang dia ayunkan mendapat pahala puasa dan shalat selama satu tahun, dan itu adalah hal yang mudah bagi Allah".
(HR. Ahmad dan Ashabus Sunan, dinyatakan shahih oleh Ibnu Huzaimah)
Jadi kesimpulan gue saat itu adalah mungkin tetangga gue itu sengaja memilih masjid yg agak jauh karena tiap langkah itu pahala nya subhanallah setara dengan satu tahun shalat dan puasa.
Tapi meskipun bgitu gue tetap setia dengan masjid langganan gue .. hehehee .. amal ibadah kn tergantung niat sobat wisata jadi dimanapun kita smua tergantung pada niat .
Jadi, sobat wisata udah tau kan beberapa keutamaan sholat jumat .
Smoga bermanfaat yaa sobat wisata .
Seberapa Pentingkah Shalat ???
Seberapa Pentingkah Shalat ??? tentu pertanyaan ini pernah terlintas di pikiran wisatawan hati, mungkin masih banyak umat muslim di luar sana yang menyepelekan sholat, naudzubilla , padahal sholat adalah kewajiban kita sebagai umat muslim .
Allah swt Berfirman :
Allah swt Berfirman :
"Hendaklah kuciptakan jin dan manusia kecuali hanya untuk beribadah kepadaku"
sebagai permisalan nih sobat wisata,
Ada
seorang karyawan sebuah perusahaan, masuk kerja hanya seminggu sekali
karena ia pemalas. Ketika manager memintanya agar datang tiap hari ia
menolak dan mengatakan akan melakukan tugas-tugas kantornya di rumah.
Hukuman apa yang pantas bagi karyawan tersebut? Bukankah ia pantas
di-PHK?.
Selanjutnya
bagaimana halnya dengan seorang muslim yang tidak mau memenuhi
panggilan Allah ke masjid untuk shalat berjamaah kecuali sehari dalam
seminggu (hari Jum'at), atau sebulan dalam setahun (saat Ramadhan) dan ia ingin melakukan kewajiban yang agung itu di rumahnya. Pantaskah ia mendapat rahmat Allah?.
Allah lebih agung dari segala sesuatu, meninggalkan shalat berjamaah
adalah pertanda lemahnya iman dan kosongnya hati dari mengagungkan
Allah. pantaskah seorang muslim yang imannya benar, ketika mendengar
seruan sehari lima kali 'hayya alash shalah' dia tidak mendatanginya?.
Pantaskah
kita sebagai hamba Allah memberikan perintah kepada Khaliqnya,
panggilan Adzan berkumandang tapi kita beri perintah Allah untuk
menunggu, Allah disuruh kerja untuk menunggu kita, ketika Adzan
berkumandang dengan sengaja kita berkata, tunggu Ya Robb aku lagi nonton
tv, tunggu Ya Robb aku lagi dagang, tunggu Ya Robb aku lagi di mall,
sudah begitu lemahkah iman kita?.
Dalam Shahih Muslim disebutkan: "Seorang laki-laki buta berkata,
'Wahai
Rasulullah, aku tidak mendapatkan orang yang menuntunku ke masjid,
apakah aku memiliki rukhshah (keringanan) untuk shalat di rumahku?'Nabi
SAW bertanya kepadanya, 'Apakah engkau mendengar panggilan (adzan) untuk
shalat?' Ia menjawab, 'ya'. Beliau bersabda, 'Maka penuhilah'."
Didalam
hadits ini Rasulullah shallallahu 'alaihi wassallam tidak memberikan
keringanan kepada Abdullah bin Ummi Maktum radhiyallahu 'anhu untuk
shalat dirumahnya (tidak berjamaah) kendati ada alasan, diantaranya:
Keadaan beliau buta, tidak adanya penuntun ke Masjid, jauh rumahnya dari
Masjid, adanya pohon-pohon kurma dan lain-lain yang ada diantara rumah
beliau dan Masjid,adanya binatang buas di Madinah.
Jika orang buta yang tidak mendapatkan orang yang menuntunnya diharuskan
shalat berjamaah, apalagi untuk orang yang sehat, bisa melihat dan tak
memiliki udzur?.
Dalil pentingnya sholat berjama’ah ?
Dalil dari Al-Qur'an
1.Firman Allah:
"Pada
hari betis disingkapkan dan mereka dipanggil untuk bersujud maka mereka
tidak kuasa (dalam keadaan) pandangan mereka tunduk ke bawah, lagi
mereka diliputi kehinaan. Dan sesungguhnya mereka dahulu (di dunia)
diseru untuk bersujud, dan mereka dalam keadaan sejahtera." (Al-Qalam:42-43).
Ka'b Al-Ahbar berkata, 'Demi Allah, ayat di atas tidak diturunkan kecuali bagi orang-orang yang meninggalkan shalat berjamaah'.
2. Allah berfirman:
"Dan dirikanlah shalat, tunaikanlah zakat dan ruku'lah beserta orang-orang yang ruku'." (Al-Baqarah: 43).
Ayat di atas adalah dalil tentang keharusan berjamaah dan keharusan
menyertai orang-orang yang shalat. Seandainya yang dimaksud sekedar
mendirikan shalat (bukan berjamaah) tentu cukup dengan awal
firmanNya: "Dan dirikanlah shalat."
3. Allah berfirman:
"Dan
apabila kamu berada di tengah-tengah mereka (sahabat mu) lalu kamu
hendak mendirikan shalat bersama-sama mereka, maka hendaklah segolongan
dari mereka berdiri (shalat) besertamu..." (An-Nisa': 102).
Seandainya Allah tidak mewajibkan shalat berjamaah, maka para
pasukan yang terancam diserang musuh tentu lebih utama untuk
diperkenankan meninggalkan shalat berjamaah. Tetapi kenyataannya,
berdasarkan ayat di atas Allah tetap mewajibkan mereka shalat berjamaah.
Dalil dari As-Sunnah
1. Dari Ibnu Abbas radhiallahu anhu, Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda:
"Siapa yang mendengar seruan (adzan untuk) shalat dan tidak ada suatu udzur pun
yang menghalanginya (tetapi ia tetap tidak memenuhinya), niscaya shalat
yang ia lakukan tidak diterima. Ditanya kan, 'Apakah udzurnya itu wahai
Rasulullah?... Beliau bersabda, 'Rasa takut dan sakit'."
(HR. AbuDaud, Ibnu Majah dan Ibnu Hibban dalam shahihnya, Shahihul Jami', 6176).
Dalil dari Perkataan Para Sahabat
1. Imam Muslim meriwayatkan dalam kitab Shahih- nya, Abdullah bin Mas'ud radhiallahu anhu berkata:
"Sungguh
kalian telah menyaksikan bahwa tidaklah meninggalkan shalat berjamaah
kecuali orang munafik yang nyata kemunafikannya. Dan dulu, sungguh
pernah ada laki-laki yang dibawa (ke masjid) dengan dipapah dua orang
dan didirikan di dalam barisan (shaf shalat)."
"Penuhnya
telinga anak Adam dengan timah yang mendidih lebih baik baginya
daripada ia mendengar seruan (adzan) tetapi ia tidak memenuhinya." (Al Kabair, karangan Imam adz Dzahabi)
"Jika kami kehilangan seorang laki-laki dalam shalat Shubuh dan Isya' maka kami bersangka buruk kepadanya."
(Shahihut Targhib wat Tarhib , 411)
Perkataan Para Ulama Tentang Meninggalkan Shalat Berjamaah
2. Imam
Nawawi, ulama dari kalangan madzhab Syafi'i berkata: "Shalat berjamaah
adalah fardhu 'ain, tetapi ia tidak merupakan syarat shahnya shalat."
(Al-Majmu' , IV/75). Pendapat shalat berjamaah adalah fardhu 'ain juga
datang dari ulama Syafi'i muta'akhkhirin yang lain, seperti Abu Tsaur,
Ibnu Khuzaimah, Ibnul Mundzir dan Ibnu Hibban. ( Fathul Bari, II/126)
3. Abu
Sulaiman Al-Khaththabi rahimahullah berkata: "Sesungguhnya shalat
berjamaah adalah wajib. Jika hukumnya sunnah tentu lebih utama bagi
orang yang dharurat dan lemah untuk meninggalkannya, juga orang yang
keadaannya seperti Ibnu Ummi Maktum." (Shahihut Targhib wat Tarhib, 246).
4. Atha' bin Abi Rabah berkata: "Tidak seorang pun dari makhluk Allah, baik di kota
maupun di desa memiliki rukhshah untuk meninggalkan shalat berjamaah
jika mendengar seruan (adzan)." ( Shahihut Targhib wat Tarhib, 246).
Semangat Para Salaf dalam Shalat Berjamaah
1. Ibnu Al-Musayyib rahimahullah berkata: "Saya tidak pernah ketinggalan shalat berjamaah selama 40 tahun." (As-Siyar, 4/221).
2. Dari
Utsman bin Hakim, aku mendengar Said bin Al-Musayyib berkata: "Tidaklah
mu'adzin mengumandangkan adzan selama 30 tahun, kecuali aku berada di
dalam masjid."
(As-Siyar, 221).
3. Waki'
bin Al-Jarrah berkata: "Adalah Al-A'masy Sulaiman bin Mahran telah
mendekati umur 70 tahun, tetapi ia tidak pernah ketinggalan takbiratul
ihram." (As-Siyar, 6/228).
4. Muhammad
bin Al-Mubarak Ash-Shuri berkata: "Jika Said bin Abdul Azis ketinggalan
shalat berjamaah, maka ia menangis." (As-Siyar, 8/34)
5. Muhammad
bin Khafif rahimahullah memiliki sakit pinggang, jika ia diserang
penyakit tersebut ia susah bergerak. Tetapi jika adzan berkumandang ia
minta dipanggul di atas punggung orang lain. Suatu kali pernah dikatakan
padanya, 'Kenapa engkau tidak mengasihi dirimu?' Beliau menjawab, 'Jika
kalian mendengar 'hayya alash shalah' tetapi tidak melihatku di dalam
shaf (jamaah) maka carilah aku di kuburan."
6. Bila Al-Aswad An-Nakha'i rahimahullah ketinggalan shalat berjamaah maka beliau pergi ke masjid lain.
Di Antara Manfaat Shalat Berjamaah
1. Sebagai ujian bagi hamba untuk mengetahui apakah dia termasuk orang yang mematuhi perintahNya ataukah termasuk orang yang berpaling dan durhaka kepadaNya.
2. Sebagai
wahana ta'aruf (perkenalan), persatuan dan ukhuwah Islamiyah, sehingga
mereka menjadi seperti satu tubuh atau satu bangunan yang kokoh.
3. Sebagai
wahana unjuk kekuatan terhadap orang-orang kafir sehingga mereka takut
terhadap kekuatan dan persatuan umat Islam, dll.
Hadits
mengenai wajibnya shalat berja-maah dan kewajiban melaksanakannya di
rumah Allah sangat banyak Oleh karena itu setiap mu-slim wajib
memperhatikan, dan bersegera melak-sanakannya. dan agar mereka
menjauhkan diri dari sifat-sifat orang munafik yang tercela,
dianta-ranya malas mengerjakan shalat.
nah, udah taukan sobat wisata betapa pentingnya sholat dan manfaat sholat berjamaah ..
yuk sama" kita benahi sholat kita yang masih bolong" .. hhehehehee ..
amal pertama yang akan di tanyakan di akherat nanti adalah amalan sholat lho ... ;)
10 Sahabat yang Dijamin Masuk Surga
Sahabat Rasulullah SAW yang dijamin masuk surga berdasarkan hadits berikut: Tercatat dalam “ARRIYADH ANNADHIRAH FI MANAQIBIL ASYARAH“ dari sahabat Abu Dzar ra, bahwa Rasulullah masuk ke rumah Aisyah ra dan bersabda: “Wahai Aisyah, inginkah engkau mendengar kabar gembira?” Aisyah menjawab : “Tentu, ya Rasulullah.” Lalu Nabi SAW bersabda, ”Ada
sepuluh orang yang mendapat kabar gembira masuk surga, yaitu : Ayahmu
masuk surga dan kawannya adalah Ibrahim; Umar masuk surga dan kawannya
Nuh; Utsman masuk surga dan kawannya adalah aku; Ali masuk surga dan
kawannya adalah Yahya bin Zakariya; Thalhah masuk surga dan kawannya
adalah Daud; Azzubair masuk surga dan kawannya adalah Ismail; Sa’ad
masuk surga dan kawannya adalah Sulaiman; Said bin Zaid masuk surga dan
kawannya adalah Musa bin Imran; Abdurrahman bin Auf masuk surga dan
kawannya adalah Isa bin Maryam; Abu Ubaidah ibnul Jarrah masuk surga dan
kawannya adalah Idris Alaihissalam.”
Kisah singkat 10 Sahabat
1. Abu Bakar bin Abi Qohafah (Assiddiq), adalah seorang Quraisy dari kabilah yang sama dengan Rasulullah, hanya berbeda keluarga. Bila Abu Bakar berasal dari keluarga Tamimi, maka Rasulullah berasal dari keluarga Hasyimi. Keutamaannya, Abu Bakar adalah seorang pedagang yang selalu menjaga kehormatan diri. Ia seorang yang kaya, pengaruhnya besar serta memiliki akhlaq yang mulia. Sebelum datangnya Islam, beliau adalah sahabat Rasulullah yang memiliki karakter yang mirip dengan Rasulullah. Belum pernah ada orang yang menyaksikan Abu Bakar minum arak atau pun menyembah berhala. Dia tidak pernah berdusta. Begitu banyak kemiripan antara beliau dengan Rasulullah sehingga tak heran kemudian beliau menjadi khalifah pertama setelah Rasulullah wafat. Rasulullah selalu mengutamakan Abu Bakar ketimbang para sahabatnya yang lain sehingga tampak menojol di tengah tengah orang lain.
“Jika ditimbang keimanan Abu Bakar dengan keimanan seluruh ummat niscaya akan lebih berat keimanan Abu Bakar. ”(HR. Al Baihaqi)
Al Qur’an pun banyak mengisyaratkan sikap dan tindakannya seperti yang dikatakan dalam firmanNya, QS Al Lail 5-7, 17-21, Fushilat 30, At Taubah 40. Dalam masa yang singkat sebagai Khalifah, Abu Bakar telah banyak memperbarui kehidupan kaum muslimin, memerangi nabi palsu, dan kaum muslimin yang tidak mau membayar zakat. Pada masa pemerintahannya pulalah penulisan AlQur’an dalam lembaran-lembaran dimulai.
2. Umar Ibnul Khattab, ia berasal dari kabilah yang sama dengan Rasulullah SAW dan masih satu kakek yakni Ka’ab bin Luai. Umar masuk Islam setelah bertemu dengan adiknya Fatimah daan suami adiknya Said bin Zaid pada tahun keenam kenabian dan sebelum Umar telah ada 39 orang lelaki dan 26 wanita yang masuk Islam. Di kaumnya Umar dikenal sebagai seorang yang pandai berdiskusi, berdialog, memecahkan permasalahan serta bertempramen kasar. Setelah Umar masuk Islam, da’wah kemudian dilakukan secara terang-terangan, begitupun di saat hijrah, Umar adalah segelintir orang yang berhijrah dengan terang-terangan. Ia sengaja berangkat pada siang hari dan melewati gerombolan Quraisy. Ketika melewati mereka, Umar berkata, ”Aku akan meninggalkan Mekah dan menuju Madinah. Siapa yang ingin menjadikan ibunya kehilangan putranya atau ingin anaknya menjadi yatim, silakan menghadang aku di belakang lembah ini!” Mendengar perkataan Umar tak seorangpun yang berani membuntuti apalagi mencegah Umar. Banyak pendapat Umar yang dibenarkan oleh Allah dengan menurunkan firmanNya seperti saat peristiwa kematian Abdullah bin Ubay (QS 9:84), ataupun saat penentuan perlakuan terhadap tawanan saat perang Badar, pendapat Umar dibenarkan Allah dengan turunnya ayat 67 surat Al Anfal.
Sebagai khalifah, Umar adalah seorang yang sangat memperhatikan kesejahteraan ummatnya, sampai setiap malam ia berkeliling khawatir masih ada yang belum terpenuhi kebutuhannya, serta kekuasaan Islam pun semakin meluas keluar jazirah Arab.
3. Utsman bin Affan, sebuah Hadits yang menggambarkan pribadi Utsman : “Orang yang paling kasih sayang diantara ummatku adalah Abu Bakar, dan paling teguh dalam menjaga ajaran Allah adalah Umar, dan yang paling bersifat pemalu adalah Utsman. (HR Ahmad, Ibnu Majah, Al Hakim, At Tirmidzi) Utsman adalah seorang yang sangat dermawan, dalam sebuah persiapan pasukan pernah Utsman yang membiayainya seorang diri. Setelah kaum muslimin hijrah, saat kesulitan air, Utsmanlah yang membeli sumur dari seorang Yahudi untuk kepentingan kaum muslimin. Pada masa kepemimpinannya Utsman merintis penulisan Al Qur’an dalam bentuk mushaf, dari lembaran-lembaran yang mulai ditulis pada masa pemerintahan Khalifah Abu Bakar.
4. Sahabat berikutnya adalah Ali bin Abi Thalib, pemuda pertama yang masuk Islam, ia yang menggantikan posisi Rasulullah di tempat tidurnya saat beliau hijrah, Ali yang dinikahkan oleh Rasulullah dengan putri kesayangannya Fatimah, Ali yang sangat sederhana kehidupannya.
5. Sahabat kelima yang oleh Rasulullah dijamin masuk surga adalah Thalhah bin Ubaidillah yang pada Uhud terkena lebih dari tujuh puluh tikaman atau panah serta jari tangannya putus. Namun Thalhah yang berperawakan kekar serta sangat kuat inilah yang melindungi Rasulullah disaat saat genting, beliau memapah Rasulullah yang tubuhnya telah berdarah menaiki bukit Uhud yang berada di ujung medan pertempuran saat kaum musyrikin pergi meninggalkan medan peperangan karena mengira Rasulullah telah wafat. Saat itu Thalhah berkata kepada Rasulullah, ”Aku tebus engkau ya Rasulullah dengan ayah dan ibuku.” Nabi tersenyum seraya berkata, ”Engkau adalah Thalhah kebajikan.” Sejak itu Beliau mendapat julukan Burung Elang hari Uhud. Rasulullah pernah berkata kepada para sahabatnya, ”Orang ini termasuk yang gugur dan barang siapa yang senang melihat seorang yang syahid berjalan di muka bumi maka lihatlah Thalhah.”
6. Azzubair bin Awwam, sahabat yang berikutnya, adalah sahabat karib dari Thalhah. Beliau muslim pada usia lima belas tahun dan hjrah pada usia delapan belas tahun, dengan siksaan yang ia terima dari pamannya sendiri. Kepahlawanan Azzubair ibnul Awwam pertama terlihat dalam Badar saat ia berhadapan dengan Ubaidah bin Said Ibnul Ash. Azzubair ibnul Awwam berhasil menombak kedua matanya sehingga akhirnya ia tersungkur tak bergerak lagi, hal ini membuat pasukan Quraisy ketakutan.
Rasulullah sangat mencintai Azzubair ibnul Awwam beliau pernah bersabda, ”Setiap nabi memiliki pengikut pendamping yang setia (hawari), dan hawariku adalah Azzubair ibnul Awwam.” Azzubair ibnul Awwam adalah suami Asma binti Abu Bakar yang mengantarkan makanan pada Rasul saat beliau hijrah bersama ayahnya. Pada masa pemerintahan Umar, saat panglima perang menghadapi tentara Romawi di Mesir Amr bin Ash meminta bala bantuan pada Amirul Mu’minin, Umar mengirimkan empat ribu prajurit yang dipimpin oleh empat orang komandan, dan ia menulis surat yang isinya, ”Aku mengirim empat ribu prajurit bala bantuan yang dipimpin empat orang sahabat terkemuka dan masing-masing bernilai seribu orang. Tahukah anda siapa empat orang komandan itu? Mereka adalah Ubadah ibnu Assamit, Almiqdaad ibnul Aswad, Maslamah bin Mukhalid, dan Azzubair bin Awwam.” Demikianlah dengan izin Allah, pasukan kaum muslimin berhasil meraih kemenangan.
7. Adalah Abdurrahman bin Auf, yang disebutkan berikutnya, adalah seorang pedagang yang sukses, namun saat berhijrah ia meninggalkan semua harta yang telah ia usahakan sekian lama. Namun saat telah di Madinahpun beliau kembali menjadi seorang yang kaya raya, dan saat beliau meninggal, wasiat beliau adalah agar setiap peserta perang Badar yang masih hidup mendapat empat ratus dinar, sedang yang masih hidup saat itu sekitar seratus orang, termasuk Ali dan Utsman. Beliaupun berwasiat agar sebagian hartanya diberikan kepada ummahatul muslimin, sehingga Aisyah berdoa: “Semoga Allah memberi minum kepadanya air dari mata air Salsabil di surga.”
8. Sahabat yang disebutkan berikutnya adalah Saad bin Abi Waqqash, orang pertama yang terkena panah fisabilillah, seorang yang keislamannya sangat dikecam oleh ibunya, namun tetap tabah, dan kukuh pada keislamannya.
9. Said bin Zaid, adik ipar Umar, adalah orang yang dididik oleh seorang ayah yang beroleh bihayah Islam tanpa melalui kitab atau nabi mereka seperti halnya Salman Al Farisi, dan Abu Dzar Al Ghifari. Banyak orang yang lemah berkumpul di rumah mereka untuk memperoleh ketenteraman dan keamanan, serta penghilang rasa lapar, karena Said adalah seorang sahabat yang dermawan dan murah tangan.
10. Nama terakhir yang meraih jaminan surga adalah Abu Ubaidah Ibnul Jarrah, yang akhirnya terpaksa membunuh ayahnya saat Badar, sehingga Allah menurunkan QS Al Mujadilah : 22. Begitupun dalam perang Uhud, Abu Ubaidahlah yang mencabut besi tajam yang menempel pada kedua rahang Rasulullah, dan dengan begitu beliau rela kehilangan giginya. Abu Ubaidah mendapat gelar dari Rasulullah sebagai pemegang amanat ummat, seperti dalam sabda beliau : “Tiap-tiap ummat ada orang pemegang amanat, dan pemegang amanat ummat ini adalah Abu Ubaidah Ibnul Jarrah.”
Kisah singkat 10 Sahabat
1. Abu Bakar bin Abi Qohafah (Assiddiq), adalah seorang Quraisy dari kabilah yang sama dengan Rasulullah, hanya berbeda keluarga. Bila Abu Bakar berasal dari keluarga Tamimi, maka Rasulullah berasal dari keluarga Hasyimi. Keutamaannya, Abu Bakar adalah seorang pedagang yang selalu menjaga kehormatan diri. Ia seorang yang kaya, pengaruhnya besar serta memiliki akhlaq yang mulia. Sebelum datangnya Islam, beliau adalah sahabat Rasulullah yang memiliki karakter yang mirip dengan Rasulullah. Belum pernah ada orang yang menyaksikan Abu Bakar minum arak atau pun menyembah berhala. Dia tidak pernah berdusta. Begitu banyak kemiripan antara beliau dengan Rasulullah sehingga tak heran kemudian beliau menjadi khalifah pertama setelah Rasulullah wafat. Rasulullah selalu mengutamakan Abu Bakar ketimbang para sahabatnya yang lain sehingga tampak menojol di tengah tengah orang lain.
“Jika ditimbang keimanan Abu Bakar dengan keimanan seluruh ummat niscaya akan lebih berat keimanan Abu Bakar. ”(HR. Al Baihaqi)
Al Qur’an pun banyak mengisyaratkan sikap dan tindakannya seperti yang dikatakan dalam firmanNya, QS Al Lail 5-7, 17-21, Fushilat 30, At Taubah 40. Dalam masa yang singkat sebagai Khalifah, Abu Bakar telah banyak memperbarui kehidupan kaum muslimin, memerangi nabi palsu, dan kaum muslimin yang tidak mau membayar zakat. Pada masa pemerintahannya pulalah penulisan AlQur’an dalam lembaran-lembaran dimulai.
2. Umar Ibnul Khattab, ia berasal dari kabilah yang sama dengan Rasulullah SAW dan masih satu kakek yakni Ka’ab bin Luai. Umar masuk Islam setelah bertemu dengan adiknya Fatimah daan suami adiknya Said bin Zaid pada tahun keenam kenabian dan sebelum Umar telah ada 39 orang lelaki dan 26 wanita yang masuk Islam. Di kaumnya Umar dikenal sebagai seorang yang pandai berdiskusi, berdialog, memecahkan permasalahan serta bertempramen kasar. Setelah Umar masuk Islam, da’wah kemudian dilakukan secara terang-terangan, begitupun di saat hijrah, Umar adalah segelintir orang yang berhijrah dengan terang-terangan. Ia sengaja berangkat pada siang hari dan melewati gerombolan Quraisy. Ketika melewati mereka, Umar berkata, ”Aku akan meninggalkan Mekah dan menuju Madinah. Siapa yang ingin menjadikan ibunya kehilangan putranya atau ingin anaknya menjadi yatim, silakan menghadang aku di belakang lembah ini!” Mendengar perkataan Umar tak seorangpun yang berani membuntuti apalagi mencegah Umar. Banyak pendapat Umar yang dibenarkan oleh Allah dengan menurunkan firmanNya seperti saat peristiwa kematian Abdullah bin Ubay (QS 9:84), ataupun saat penentuan perlakuan terhadap tawanan saat perang Badar, pendapat Umar dibenarkan Allah dengan turunnya ayat 67 surat Al Anfal.
Sebagai khalifah, Umar adalah seorang yang sangat memperhatikan kesejahteraan ummatnya, sampai setiap malam ia berkeliling khawatir masih ada yang belum terpenuhi kebutuhannya, serta kekuasaan Islam pun semakin meluas keluar jazirah Arab.
3. Utsman bin Affan, sebuah Hadits yang menggambarkan pribadi Utsman : “Orang yang paling kasih sayang diantara ummatku adalah Abu Bakar, dan paling teguh dalam menjaga ajaran Allah adalah Umar, dan yang paling bersifat pemalu adalah Utsman. (HR Ahmad, Ibnu Majah, Al Hakim, At Tirmidzi) Utsman adalah seorang yang sangat dermawan, dalam sebuah persiapan pasukan pernah Utsman yang membiayainya seorang diri. Setelah kaum muslimin hijrah, saat kesulitan air, Utsmanlah yang membeli sumur dari seorang Yahudi untuk kepentingan kaum muslimin. Pada masa kepemimpinannya Utsman merintis penulisan Al Qur’an dalam bentuk mushaf, dari lembaran-lembaran yang mulai ditulis pada masa pemerintahan Khalifah Abu Bakar.
4. Sahabat berikutnya adalah Ali bin Abi Thalib, pemuda pertama yang masuk Islam, ia yang menggantikan posisi Rasulullah di tempat tidurnya saat beliau hijrah, Ali yang dinikahkan oleh Rasulullah dengan putri kesayangannya Fatimah, Ali yang sangat sederhana kehidupannya.
5. Sahabat kelima yang oleh Rasulullah dijamin masuk surga adalah Thalhah bin Ubaidillah yang pada Uhud terkena lebih dari tujuh puluh tikaman atau panah serta jari tangannya putus. Namun Thalhah yang berperawakan kekar serta sangat kuat inilah yang melindungi Rasulullah disaat saat genting, beliau memapah Rasulullah yang tubuhnya telah berdarah menaiki bukit Uhud yang berada di ujung medan pertempuran saat kaum musyrikin pergi meninggalkan medan peperangan karena mengira Rasulullah telah wafat. Saat itu Thalhah berkata kepada Rasulullah, ”Aku tebus engkau ya Rasulullah dengan ayah dan ibuku.” Nabi tersenyum seraya berkata, ”Engkau adalah Thalhah kebajikan.” Sejak itu Beliau mendapat julukan Burung Elang hari Uhud. Rasulullah pernah berkata kepada para sahabatnya, ”Orang ini termasuk yang gugur dan barang siapa yang senang melihat seorang yang syahid berjalan di muka bumi maka lihatlah Thalhah.”
6. Azzubair bin Awwam, sahabat yang berikutnya, adalah sahabat karib dari Thalhah. Beliau muslim pada usia lima belas tahun dan hjrah pada usia delapan belas tahun, dengan siksaan yang ia terima dari pamannya sendiri. Kepahlawanan Azzubair ibnul Awwam pertama terlihat dalam Badar saat ia berhadapan dengan Ubaidah bin Said Ibnul Ash. Azzubair ibnul Awwam berhasil menombak kedua matanya sehingga akhirnya ia tersungkur tak bergerak lagi, hal ini membuat pasukan Quraisy ketakutan.
Rasulullah sangat mencintai Azzubair ibnul Awwam beliau pernah bersabda, ”Setiap nabi memiliki pengikut pendamping yang setia (hawari), dan hawariku adalah Azzubair ibnul Awwam.” Azzubair ibnul Awwam adalah suami Asma binti Abu Bakar yang mengantarkan makanan pada Rasul saat beliau hijrah bersama ayahnya. Pada masa pemerintahan Umar, saat panglima perang menghadapi tentara Romawi di Mesir Amr bin Ash meminta bala bantuan pada Amirul Mu’minin, Umar mengirimkan empat ribu prajurit yang dipimpin oleh empat orang komandan, dan ia menulis surat yang isinya, ”Aku mengirim empat ribu prajurit bala bantuan yang dipimpin empat orang sahabat terkemuka dan masing-masing bernilai seribu orang. Tahukah anda siapa empat orang komandan itu? Mereka adalah Ubadah ibnu Assamit, Almiqdaad ibnul Aswad, Maslamah bin Mukhalid, dan Azzubair bin Awwam.” Demikianlah dengan izin Allah, pasukan kaum muslimin berhasil meraih kemenangan.
7. Adalah Abdurrahman bin Auf, yang disebutkan berikutnya, adalah seorang pedagang yang sukses, namun saat berhijrah ia meninggalkan semua harta yang telah ia usahakan sekian lama. Namun saat telah di Madinahpun beliau kembali menjadi seorang yang kaya raya, dan saat beliau meninggal, wasiat beliau adalah agar setiap peserta perang Badar yang masih hidup mendapat empat ratus dinar, sedang yang masih hidup saat itu sekitar seratus orang, termasuk Ali dan Utsman. Beliaupun berwasiat agar sebagian hartanya diberikan kepada ummahatul muslimin, sehingga Aisyah berdoa: “Semoga Allah memberi minum kepadanya air dari mata air Salsabil di surga.”
8. Sahabat yang disebutkan berikutnya adalah Saad bin Abi Waqqash, orang pertama yang terkena panah fisabilillah, seorang yang keislamannya sangat dikecam oleh ibunya, namun tetap tabah, dan kukuh pada keislamannya.
9. Said bin Zaid, adik ipar Umar, adalah orang yang dididik oleh seorang ayah yang beroleh bihayah Islam tanpa melalui kitab atau nabi mereka seperti halnya Salman Al Farisi, dan Abu Dzar Al Ghifari. Banyak orang yang lemah berkumpul di rumah mereka untuk memperoleh ketenteraman dan keamanan, serta penghilang rasa lapar, karena Said adalah seorang sahabat yang dermawan dan murah tangan.
10. Nama terakhir yang meraih jaminan surga adalah Abu Ubaidah Ibnul Jarrah, yang akhirnya terpaksa membunuh ayahnya saat Badar, sehingga Allah menurunkan QS Al Mujadilah : 22. Begitupun dalam perang Uhud, Abu Ubaidahlah yang mencabut besi tajam yang menempel pada kedua rahang Rasulullah, dan dengan begitu beliau rela kehilangan giginya. Abu Ubaidah mendapat gelar dari Rasulullah sebagai pemegang amanat ummat, seperti dalam sabda beliau : “Tiap-tiap ummat ada orang pemegang amanat, dan pemegang amanat ummat ini adalah Abu Ubaidah Ibnul Jarrah.”
Kisah Tsa'labah
Teman, saya mempunyai sebuah kisah tentang Tsa'labah
Semoga kita dapat mengambil ibroh ( pelajaran ) dari kisah tersebut
Amiinnn
Semoga kita dapat mengambil ibroh ( pelajaran ) dari kisah tersebut
Amiinnn
Seorang sahabat Nabi yang amat miskin datang pada Nabi sambil
mengadukan tekanan ekonomi yg dialaminya Tsa'labah nama sahabat
tersebut, memohon Nabi untuk berdo'a supaya Allah memberikan rezeki yang
banyak kepadanya Semula Nabi menolak permintaan tersebut sambil
menasehati Tsa'labah agar meniru kehidupan Nabi saja Namun Tsa'labah
terus mendesak kali ini dia mengemukakan argumen yang sampai kini masih
sering kita dengar, "Ya Rasul, bukankah kalau Allah memberikan kekayaan
kepadaku, maka aku dapat memberikan kepada setiap orang haknya Nabi
kemudian mendo'akan Tsa'labah
Tsa'labah mulai membeli ternak Ternaknya berkembang pesat sehingga ia
harus membangun peternakan agak jauh dari Madinah Seperti bisa diduga,
setiap hari ia sibuk mengurus ternaknya Ia tidak dapat lagi menghadiri
shalat jama'ah bersama Rasul di siang hari Hari-hari selanjutnya,
ternaknya semakin banyak; sehingga semakin sibuk pula Tsa'labah
mengurusnya Kini, ia tidak dapat lagi berjama'ah bersama Rasul Bahkan
menghadiri shalat jum'at dan shalat jenazah pun tak bisa dilakukan lagi
Ketika turun perintah zakat, Nabi menugaskan dua orang sahabat untuk
menarik zakat dari Tsa'labah Sayang Tsa'labah menolak
mentah-mentah utusan Nabi itu Ketika utusan Nabi datang hendak
melaporkan kasus Tsa'labah ini, Nabi menyambut utusan itu dengan ucapan
beliau, "Celakalah Tsa'labah!"
Nabi murka, dan Allah pun murka!
Saat itu turunlah Qs at-Taubah: 75-78
* "Dan diantara mereka ada yang telah berikrar kepada Allah,
Sesungguhnya jika Allah memberikan sebahagian karunia-Nya kepada kami,
pastilah kami akan bersedekah dan pastilah kami termasuk orang-orang
yang saleh"
* Maka setelah Allah memberikan kepada mereka, sebahagian dari
karunia-Nya, mereka kikir dengann karunia itu, dan berpaling, dan
mereka memanglah orang-orang yang selalu membelakangi (kebenaran
* Maka Allah menimbulkan kemunafikan pada hati mereka sampai kepada
waktu mereka menemui Allah, karena mereka telah memungkiri terhadap
Allah apa yang telah mereka ikrarkan kepada-Nya dan (juga) karena
mereka selalu berdusta
* Tidaklah mereka bahwasanya Allah mengetahui rahasia dan bisikan
mereka, dan bahwasanya Allah amat mengetahui yang ghaib?
Tsa'labah mendengar ada ayat turun mengecam dirinya, ia mulai=20=
ketakutan Segera ia temui Nabi sambil menyerahkan zakatnya Akan tetapi
Nabi menolaknya, "Allah melarang aku menerimanya" Tsa'labah menangis
tersedu-sedu Setelah Nabi wafat, Tsa'labah menyerahkan zakatnya kepada
Abu Bakar, kemudian Umar, tetapi kedua Khalifah itu menolaknya
Tsa'labah meninggal pada masa Ustman
Dimanakah Tsa'labah sekarang? Jangan-jangan kitalah Tsa'labah-Tsa'lbah
baru yang dengan linangan air mata memohon agar rezeki Allah turun
kepada kita, dan ketika rezeki itu turun, dengan sombongnya kita
lupakan ayat-ayat Allah Bukankah kita dengan alasan sibuk berbisnis atau
bekerja tak lagi sempat sholat lima waktu Bukankah dengan alasan
"meeting penting" kita lupakan perintah untuk sholat Jum'at Bukankah
ketika ada yang meminta sedekah dan zakat kita ceramahi mereka dengan
cerita bahwa harta yang kita miliki ini hasil kerja keras siang-malam
membanting tulang, bukan turun begitu saja dari langit, lalu mengapa kok
orang-orang mau enaknya saja minta sedekah tanpa harus kerja keras
Kitalah Tsa'labah Tsa'labah ternyata masih hidup dan "mahzab"-nya
masih kita ikuti
Konon, ada riwayat yang memuat saran Nabi Muhammad SAW (dan belakangan
digubah menjadi puisi oleh Taufik Ismail), "Bersedekahlah, dan jangan
tunggu satu hari nanti di saat engkau ingin bersedekah tetapi orang
miskin menolaknya dan mengatakan, "kami tak butuh uangmu, yang kami
butuhkan adalah darahmu!"
Dahulu Tsa'labah menangis di depan Nabi yang tak mau menerima zakatnya
Langganan:
Postingan (Atom)

