text

Sabtu, 13 April 2013

hampir smua orang mengatakan "Hidup ini gak adil" padahal sebenarnya dari kalimat inilah terlihat jelas bahwa Hidup ini sangat adil


AssalamualaikumWr.Wb…

Slamat pagi bapak-bapak , ibu – ibu, kakak kakak yg cantik dan ganteng tp pastinya belum bisa mengalahkan kegantangan gue hahahaa :D #narsis dikit.

Bagaimana kabarnya @sobat_wisata ??? insyaallah ALHAMDULILLAH LUAR BIASA ALLAHUAKBAR yaa .. amin..

Dan setelah beberapa jam kemudian , setelah guling”an di kasur, mondar mandir ke meja makan Alhamdulillah teringat sebuah klasik untuk masa depan .. ehh salah, maksud nya tringat sebuah kisah klasik seorang sahabat SMA, sahabat ini penulis samarkan namanya menjadi “Alex” smoga nama ini ga terlalu keren buat dy :D

Saat itu bel skolah tanda proses belajar mengajar telah usai tepat jam 14.30an gtu dan seperti biasa setelah lelah bergulat dengan buku dan tugas” gue dan beberapa teman berolahraga untuk melepas penat apalagi klo bukan BALET .. upss salah sepak bola :D Singkat cerita, azan berkumandang menandakan sholat ashar tiba, sedikit menyinggung tentang sholat nih @sobat_wisata,, sholat itu penting banget lho @sobat_wisata seperti beberapa hadits dibawah ini :

Sabda Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wasallam: “Perjanjian antara kita dengan mereka (orang munafik) adalah shalat, barangsiapa meninggalkannya maka sesungguhnya ia telah kafir.” (HR. Ahmad, At-Tirmidzi dan An-Nasai, hadits shahih)

Sabda Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wasallam : “Tidak ada seorang muslim pun yang ketika shalat fardhu telah tiba kemudian dia berwudhu’ dengan baik dan memperbagus kekhusyu’annya (dalam shalat) serta ru-ku’nya, terkecuali hal itu merupakan penghapus dosanya yang telah lalu selama dia tidak melakukan dosa besar, dan hal itu berlaku sepanjang tahun itu.” (HR. Muslim)

Ketika Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wasallam ditanya tentang amal yang paling utama, beliau menjawab: “Shalat pada waktunya”. (Muttafaq ‘alaih)

Ehemm ehem … sabar yaa @sobat_wisata sruput dlu teh nya mumpung masih anget :D LANJUUUUUTTTT …

Dan setelah melaksanakan kewajiban yaitu sholat ashar gue dan beberapa teman” ngobrol sejenak, awalnya sih bahas tentang pelajaran hari itu sampai pada akhirnya si Alex berkata “Hidup itu ga adil ya”, dan gue pun kaget sampe salto keliling lapangan basket #candadeh :D.

“kenapa lo berpikir kyk gtu ??” Tanya Budi ehh salah, Tanya gue, iya ga adil karena dlu gue mau beli HP ini nih aja susah banget . Kata Alex sambil menunjukkan HP ditangannya. Tapi gue sering lihat orang dengan mudahnya beli apa yg mereka mau sementara gue harus susah payah lebih dlu. Gue bener” ngerasa hidup ini ga adil . “kata Alex”.

Salah satu dari kami pun berkata demikian anggap aja namanya Udin dan gue pun berkata “gue juga kadang ngerasa hidup ini ga adil dan sepintas mucul satu pemikiran di otak gue dan gue pun menyampaikan tentang pemikiran gue kalau smua orang berpikir hidup ini gak adil, berarti hidup ini adil dong ??? sejenak hening dan hanya ada suara semut yang sayup - sayup terdengar .

Iya hidup ini adil karena smua orang merasakan hal yang sama bahwa hidup ini ga adil. Kata gue dan mereka pun tersenyum tanpa pernah gue tahu kenapa mereka tersenyum dan sampai skarang gue ga pernah tahu arti senyuman mereka bahkan karena sanking penasarannya sampai terbawa dalam mimpi .. hahahahaa .. :D

Kalau menurut @sobat_wisata gimana ??? hidup ini adil atau gak ??? kalian pasti punya pendapat masing” tentang hal ini dan smua bebas berpendapat ;) Tapi gimana ya menurut pandangan Islam ???

Gue pun mengunjungi salah satu masjid untuk mendapatkan jawaban tentang hal ini, Gue bertanya pada salah satu tokoh agama yang kebetulan sedang mengisi materi pengajian dan Alhamdulillah tokoh agamanya mau menjawab pertanyaan gue dengan baik bukan dengan jawaban “Kepo lo …” atau “mau tau banget atau mau tau aja”. Gak kebayang apa yang bakal terjadi kalau tokoh agamanya jawab seperti itu, mungkin gue bakal kayang sampai rumah.

Tokoh agama tersebut memberi jawaban dengan menyimpulkan bahwa pertanyaan gue ini berhubungan dengan TAKDIR, inget yaa @sobat_wisata TAKDIR bukan KADIR.

Dalam hidup ini Allah Swt bersikap sangat adil karena adil adalah salah satu sifat Allah Swt, Allah memberikan apa yang kita butuhkan, bukan apa yang kita inginkan.

Takdir Baik ataupun Takdir Buruk telah Allah tentukan untuk tiap” manusia dan kita wajib mengimaninya.
Shahabat ‘Abdullah bin ‘Umar radhiyallahu ‘anhuma juga pernah mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda : “Segala sesuatu telah ditakdirkan, sampai-sampai kelemahan dan kepintaran.” (Shahih, riwayat Muslim & Tirmidzi)
Dan hadits lain … Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda : “Tidak beriman salah seorang dari kalian hingga dia beriman kepada qadar(takdir) baik dan buruknya dari Allah, dan hingga yakin bahwa apa yang menimpanya tidak akan luput darinya, serta apa yang luput darinya tidak akan menimpanya.” (Shahih, riwayat Tirmidzi)

Jadi yang gue tanggap sih kalo kita bener” beriman kepada Allah Swt dan Nabi Muhammad Saw sudah seharusnya kita percaya bahwa apa yang terjadi dalam hidup kita adalah rencana yang terbaik dari Allah Swt untuk hambanya dan didalam kehidupan ini ga ada yang kebetulan karena smua telah diatur oeh Allah Swt yang maha kuasa seperti yang di katakana oleh baginda Nabi Muhammad Saw dalam hadist berikut :

“Dari Abu ‘Abdirrahman Abdullah bin Mas’ud radhiallahu ‘anh, dia berkata :
bahwa Rasulullah telah bersabda, “Sesungguhnya tiap-tiap kalian dikumpulkan penciptaannya dalam rahim ibunya selama 40 hari berupa nutfah, kemudian menjadi ‘Alaqoh (segumpal darah) selama itu juga lalu menjadi Mudhghoh (segumpal daging) selama itu juga, kemudian diutuslah Malaikat untuk meniupkan ruh kepadanya lalu diperintahkan untuk menuliskan 4 kata : Rizki, Ajal, Amal dan Celaka/bahagianya. maka demi Allah yang tiada Tuhan selainnya, ada seseorang diantara kalian yang mengerjakan amalan ahli surga sehingga tidak ada jarak antara dirinya dan surga kecuali sehasta saja. kemudian ia didahului oleh ketetapan Allah lalu ia melakukan perbuatan ahli neraka dan ia masuk neraka. Ada diantara kalian yang mengerjakan amalan ahli neraka sehingga tidak ada lagi jarak antara dirinya dan neraka kecuali sehasta saja. kemudian ia didahului oleh ketetapan Allah lalu ia melakukan perbuatan ahli surga dan ia masuk surga”

Setelah sang tokoh agama memberikan penjelasan yang di sertai dengan dalil yang akurat beliau pun berpesan “gak perlu khawatir tentang rizki yang allah Swt tapi sudah seharusnya kita bersyukur atas apa yang telah diberikan”

Gue pun teringat firman Allah Swt yang pastinya sudah gak asing lagi ditelinga @sobat_wisata yang berbunyi : “lainsyakartum laaziidannakum walainkarfartum inna ‘adzaabii lasyadid” “jika kalian bersyukur pasti akan Aku tambah ni’mat-Ku padamu tetapi jika kalian kufur sesungguhnya adzab-Ku amat pedih”. (QS 14:7)

So, gimana @sobat_wisata ??? insyaallah kita sama” mendapatkan pencerahan tentang takdir yang kita jalani ini, hidup ini ibarat skenario dan kita mendapatkan peran jadi mainkan peran kalian sebaik mungkin @sobat_wisata dan tentunya gue pun begitu.
Sruput lagi teh nya …:D
Follow : @sobat_wisata
Wassalam …

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar